Masyarakat Sekitar PLTU Celukan Bawang Siap Mengikuti Diklat Pengoperasian PLTU di PPSDM KEBTKE

Masyarakat Celukan bawang Siap mengikuti Diklat PLTU Batubara di Ciracas

 Dalam rangka mewujudkan tenaga kerja yang terampil dan profesional serta mendukung program kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia bidang energi dan sumber daya mineral, melalui program bantuan pendidikan dan pelatihan serta beasiswa bidang energi dan sumber daya mineral, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) melaksanakan Diklat Teknis Bagi Pengelola PLTS dan Diklat Teknis pengoperasian PLTU Batubara.

Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan dalam rangka peningkatan sumberdaya manusia bidang ketenagalistrikan, energi baru terbarukan dan konservasi energi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 36 Tahun 2015 Tentang Bantuan Pendidikan dan Pelatihan Serta Beasiswa Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, PPSDM KEBTKE yang salah satu Unit di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan, dan konservasi energi.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas dan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia ketenagalistrikan yang terkait dengan program pemerintah dalam pembangunan pembangkit tenaga listrik 35.000 MW Kepala PPSDM KEBTKE, Ir. Tisnaldi pada kesempatan pertemuan dengan PLTU Batubara, Celukan Bawang, Bali tanggal 14 Oktober 2016 menyampaikan bahwa dalam menindak lanjuti Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 36 dan mendukung program pemerintah terkait program 35.000 MW, PPSDM KEBTKE, memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar PLTU dan memenuhi kriteria untuk ditingkatkan kompetensinya dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan teknis pengoperasian unit PLTU Batubara yang bertujuan agar dapat memahami prinsip pengoperasian PLTU Batubara.

Lebih lanjut, Tisnaldi berharap agar masyarakat yang telah diberikan pendidikan dan pelatihan teknis terkait pengoperasian PLTU Batubara oleh PPSDM KEBTKE, nantinya dapat diterima bekerja di PLTU Celukan Bawang, oleh karena itu kunjungan dan koordinasi yang dilakukan ke PLTU Celukan Bawang tersebut adalah untuk mengidentifikasi dan diskusi dengan pihak PLTU Celukan Bawang (PT General Energi Bali) terkait kesiapan dalam pengembangan sumber daya manusia yang berasal dari masyarakat yang khususnya bertempat tinggal disekitar PLTU Celukan Bawang.

Pada kesempatan tersebut, Tisnaldi juga menjelaskan terkait dengan jumlah dan kebutuhan sumber daya manusia teknik yang kompeten untuk PLTU Batubara saat ini, bahwa sumber daya manusia teknik yang kompeten saat ini ada sekitar 21.000 orang dan untuk pembangkit sekitar 11.000 orang, sedangkan kebutuhan tenaga teknik ke depan sebesar 10.928 orang (operasional dan pemeliharaan level 1-3). Sedangkan tenaga teknik yang sudah memiliki sertifikat kompentensi sekitar 15.000 orang.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga bahwa, rasio elektrifikasi nasional saat ini masih rendah – 88,30% pada tahun 2015. Masih terdapat 4 provinsi (Kalteng, Sultra, NTT, and Papua) yang memiliki rasio elektrifikasi yang lebih kecil dari 70%. Dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, rasio elektrifikasi nasional Indonesia masih rendah. Sedangkan target rasio elektrifikasi yang ingin dicapai: 97,35% pada tahun 2019.

Pada kesempatan yang sama Direktur PT General Energi Bali (GEB) yang mengelola PLTU Celukan Bawang, Agus Darmadi, menjelaskan bahwa mereka siap akan mengirim masyarakat di sekitar PLTU Celukan Bawang untuk diberikan pendidikan dan pelatihan teknis terkait pengoperasian PLTU Batubara di PPSDM KEBTKE Ciracas, Jakarta, sesuai kualifikasi yang dipersyaratkan, dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa sumber daya manusia yang ada di PLTU Celukan Bawang, dalam mendukung opearsional, pihak PLTU Celukan Bawang telah dilakukan penyerapan tenaga kerja lokal/setempat atau yang tinggal di sekitar PLTU Celukan Bawang sebanyak sekitar 200 orang tenaga kerja, selain sumber daya manusia kegiatan lain juga dilakukan perusahaan dengan masyarakat dalam rangka Corporate Social Responsibility (CSR) dengan melakukan kegiatan bantuan terkait kebutuhan masyarakat sekitar operasi PLTU, bantuan dilakukan dalam rangka hari-hari besar keagamaan maupun hari besar kemerdekaan seperti perayaan 17 Agustus bersama masyarakat. 

Pertemuan Kepala PPSDM KEBTKE dengan PLTU Celukan Bawang yang berlangsung di ruang meeting PLTU Celukan Bawang dihadiri oleh Presiden Direktur China Huadian Power Plant Operation Co Ltd (CHDOC) dan Direktur PT General Energi Bali (GEB) Agus Darmadi.#osm*

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

 

   
Copyright © 2017 Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi. All Rights Reserved.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral