Diklat Teknis Gasifikasi Biomassa Untuk Pembangkit Listrik

 

Ketenagalistrikan dewasa ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pembangunan nasional, padahal sampai saat ini ketenagalistrikan menjadi masalah yang aktual karena kebutuhan tenaga listrik tidak seimbang dengan tenaga listrik yang tersedia. Dengan demikian, pembangunan pembangkit tenaga listrik dan jaringan transmisi sangat dibutuhkan untuk dapat memenuhi kebutuhan yang semakin hari semakin meningkat.

 

Mengingat tenaga listrik sangat penting untuk mendorong pembangunan nasional, maka suka atau tidak suka pembangunan pembangkit ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan tetap akan dilaksanakan dengan mengacu pada kebijakan nasional yaitu pembangunan yang berkelanjutan.

Kecenderungan konsumsi energi listrik yang meningkat dan adanya fakta penurunan suplai energi yang berasal dari minyak bumi menuntut pengembangan teknologi baru guna memanfaatkan sumber energi alternatif dan ramah lingkungan.

Gasifikasi Biomassa merupakan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan yang bahan bakarnya sangat fleksibel antara lain : sekam padi, serbuk gergajian kayu, tongkol jagung, cangkang sawit dan limbah lainnya.

Gasifikasi Biomassa sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik bagi industri kecil dan menengah serta untuk melistriki daerah-daerah perdesaan/terpencil yang belum terjangkau sarana jaringan listrik PLN. Faktor-faktor yang mendorong penggunaan gasifikasi biomassa sebagai pembangkit listrik di daerah perdesaan/terpencil antara lain sebagai berikut :

  • Daerah-daerah terpencil umumnya menghasilkan biomassa dan limbah pertanian yang cukup sedemikian rupa sehingga kebutuhan listriknya dapat dipenuhi dengan pembangkit listrik berbasis biomassa;
  • Selain menjadikan daerah terpencil berswasembada listrik, pengembangan pembangkit listrik mampu memberikan kesempatan kerja yang cukup bagi masyarakat perdesaan/daerah terpencil;
  • Gasifikasi Biomassa untuk pembangkit listrik dengan memanfaatkan bahan bakar yang tersedia dalam jumlah yang cukup banyak di daerah terkait menjadikan daerah tersebut tidak tergantung pada jaringan listrik yang mungkin belum tersedia karena mampu mencukupi kebutuhan listriknya sendiri.

Tujuan diselenggarakan DT. Gasifikasi Biomassa untuk Pembangkit Listrik adalah untuk menghasilkan tenaga teknik ketenagalistrikan yang dapat melakukan pengelolaan dan pengusahaan Gasifikasi Biomassa untuk Pembangkit Listrik sesuai prosedur dan standar yang berlaku. DT. Gasifikasi Biomassa untuk Pembangkit Listrik diselenggarakan Pusat Diklat KEBTKE di Jakarta pada tanggal 10 s.d. 14 Maret 2014.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

 

   
Copyright © 2017 Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi. All Rights Reserved.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral