KAJIAN RAMADHAN: REJEKI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

" KAJIAN RAMADHAN: REJEKI DALAM PERSPEKTIF ISLAM "
sri asih

KAJIAN RAMADHAN: REJEKI DALAM PERSPEKTIF ISLAM 

Jum’at, 8 Mei 2020

Sepuluh Hari periode ke dua dalam bulan Ramadahan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Istiqomah PPSDM KEBTKE, mengadakan Kajian Ramadhan ke dua pada hari Jum’at, 8 Mei 2020 pukul 13. 00 s.d. 14.00 WIB, Diikuti oleh para pejabat beserta jajarannya di lingkungan PPSDM KEBTKE, Pengurus DKM, perwakilan dari masing-masing bidang, Widyaiswara, serta staf terkait.

Sebagai pembicara dalam kajian Ramadhan kali ini adalah Ustad Rokhmatullaoh, S.T., M.Si. dengan thema “Pendidikan Akhlak dan Rezeki” (Maha Pemurahnya Allah Swt Dalam Memberikan Pintu Rizki Kepada Kaum Muslimin).

Dalam kajiannya telah disampaikan beberapa hal terkait akhlak, bahwa akhlak yang terpuji adalah anugerah dari Allah dan merupakan pembagian dari Allah, serta merupakan bentuk keutamaan yang Allah berikan untuk hambaNya yang menganugerahi rezeki, Dia pulalah yang menganugerahi akhlak yang terpuji, Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah berkata, bisa berakhlak mulia itu adalah rizqi yang luar biasa, karena menjadi pintar itu mudah. Sedangkan menjadi pribadi bermoral adalah butuh waktu dan proses yang panjang dan pengalaman yang berliku. 

Sedangkan akhlak yang mulia adalah hasil dari menundukkan nafsu jahat untuk melakukan akhlak tercela, karenanya berjuanglah untuk menjadi pribadi yang memikat dengan akhlakmu bukan dengan rupa dan hartamu.

Memahami Konsep Rezeki dalam Islam

Pertama, semua makhluk – yang berakal maupun yang tidak berakal – rizkinya telah dijamin oleh Allah.

Kedua, setiap jiwa tidak akan mati sampai dia menghabiskan semua jatah rizkinya. Sehingga siapapun yang hidup pasti diberi jatah rizki oleh Allah sampai dia mati.

Ketiga, hakekat dari rizki kita adalah apa yang kita konsumsi dan yang kita manfaatkan. Sementara yang kita kumpulkan belum tentu menjadi jatah rizki kita.

Keempat, kita akan dihisab oleh Allah untuk semua yang kita usahakan. Tak terkecuali semua pemasukan yang kita dapatkan. Meskipun belum tentu kita akan memanfaatkannya.

Kelima, prestasi manusia tidak diukur dari seberapa banyak harta yang dia miliki, tapi dari seberapa banyak dia bisa memberikan manfaat bagi umat.

Rezeki merupakan salah satu rahasia Allah SWT, namun dalam ajaran risalah Muhammad SAW Bukti bahwa Allah SWT begitu menyayangi hambanya, sehingga Allah memberikan solusi terbaik untuk memperlancar turunnya rezeki yang penuh berkah dan melimpah. Selain dengan terus bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada kita, tentunya.

Semoga dengan kajian Ramadhan yang telah disampaikan oleh ustadz Rokhmatullaoh dapat memberikan pemahaman bagi kita semua.

 “Selamat menjalankan ibadah SHAUM RAMADHAN 1441 H”

Semoga pada akhir bulan Ramadan, kita memetik kemenangan dan kesucian.

PPSDM KEBTKE PENUH ENERGI

CEPAT CERMAT PRODUKTIF

(SA)


Penerbit : sri asih - 2020-05-08 15:12:31
© 2018 Esdm - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. All rights reserved.