INTERNATIONAL WEBINAR PPSDM KEBTKE: RENEWABLE FOR EVERYONE

" INTERNATIONAL WEBINAR PPSDM KEBTKE: RENEWABLE FOR EVERYONE "
sri asih

Jum’at, 15 Mei 2020

PPSDM KEBTKE hadir untuk melaksanakan Live Webinar “Renewable Energy For Everyone” yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 15 Mei 2020 dengan jumlah peserta 606 yang terdiri dari kalangan Aparatur Sipil Negara, Badan Usaha/Industri, Universitas, Mahasiswa, serta masyarakat umum. Atensi masyarakat pun sangat luas dengan mengakses akun Youtube dan PPSDM KEBTKE secara live streaming.

 Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan EBTKE Laode Sulaeman, pada welcoming speech menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Webinar ini para peserta telah mendaftar lebih dari 1000 orang, antusiasme yang luar biasa untuk memahami energi terbarukan yang saat ini sedang booming.

Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian ESDM, Wiratmaja Puja, menyampaikan apresiasi atas sesi webinar yang diikuti oleh masyarakat luas dan optimis bauran energi  tercapai optimal dengan adanya peningkatan pemahaman dari setiap unsur pegiat energi di Indonesia.

Indonesia adalah surga energi terbarukan yang dituangkan dalam rencana usaha pemenuhan tenaga listrik (RUPTL) 2016-2025, Potensi energi terbarukan yang melimpah dan ramah lingkungan. Untuk itu perlu digunakan reformasi akuntabilitas sektor energi dengan upaya preventif, mempercepat pengembangan energi terbarukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Webinar ini sebagai dasar pengetahuan tentang energi terbarukan untuk semua orang, untuk lebih detailnya dalam mengupas tunstas tentang energi dapat bergabung dalam pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi bersama PPSDM KEBTKE yang penuh energi.

Dalam paparannya Faisal Rahadian Ketua Umum Jejaring Mikrohidro Indonesia menyampaikan bahwa pada tahun 1925 di seluruh Pulau Jawa sudah terpasang 400 pembangkit listrik tenaga air skala kecil dengan total kapasitas 17.000 HP. Kapasitas masing-masing. Pembangkit berkisar antara 40 - 200 HP. Mulai 1 Januari 2020 diberlakukan mandatory B30 untuk seluruh sektor (industri, transportasi, pembangkit, dll).

Panas Bumi Indonesia memiliki sumber daya panas bumi terbesar di dunia (25.386,5 Megawatt). Saat ini Indonesia merupakan negara kedua terbesar di dunia dalam pemanfaatan panas bumi untuk pembangkitan listrik (kapasitas terpasang 2.130,7 Megawatt).

Pemasangan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi untuk rakyat di Seluruh Wilayah Indonesia yang belum menikmati listrik, total 363.220 rumah. Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS), Selama 2016 - 2019, telah dibangun 46.613 unit PJU-TS yang menerangi jalan sepanjang 2.300 km di 258 kab/kota, Pada tahun 2019 telah dibangun 19.734 unit PJU-TS, Target 2020 pembangunan 45.000 unit PJU-TS. Tujuan dan Manfaat bagi masyarakat untuk penghematan/mengurangi tagihan listrik bulanan, Membuka peran serta masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan energi terbarukan.

Sedangkan untuk Pemerintah dan PLN dapat meningkatkan peranan EBT dalam bauran energi nasional, percepatan peningkatan pemanfaatan energi surya, mendorong berlangsungnya industri energi surya dalam negeri, meningkatkan investasi EBT dan meningkatkan kemandirian ketahanan energi, mengurangi emisi GRK dan meningkatkan lapangan kerja.

Pembangkit Listrik Biomassa Berbasis Masyarakat : Masyarakat dan/atau BUMDES setempat menjadi penyedia bahan baku biomassa melalui perjanjian jangka panjang dengan melibatkan Pemerintah Daerah, Pengembang IPP membangun pembangkit listrik, membeli biomassa dari masyarakat dengan Jaminan Suplai, serta menjual listrik melalui skema PPA dengan PLN, PLN membeli dengan tarif yang disesuaikan dengan BPP setempat, serta menjual ke masyarakat dengan harga subsidi.

David Firnando Silalahi PhD Candidate Australian National University, The ANU menyampaikan bahwa mengapa perlu beralih pada Energi Baru Terbarukan? Paris Agreement 2015, Indonesia berjanji pada dunia internasional. Komitmen untuk mengurangi emisi karbon!, Potensi yang melimpah, Demand listrik terus tumbuh: Air

Conditioning, Electric Cooking, Electric Vehicle, Teknologi berkembang sangat pesat dengan harga yang kompetitif!, Pembangkit tua berpeluang diganti dengan EBT. Polusi ‘Gas Rumah Kaca’ Tahun 2017 di Indonesia, Sektor Transportasi : 13% (147,230 G gCO2), Pembangkitan Listrik : 21% (243,629 G gCO2), others (mining, oil & gas co) : 15%. Climate Action Tracker (2019) menilai aksi Indonesia sangat kurang (highly insufficient).

Konsumsi listrik terus meningkat seiring peningkatan akses/elektrifikasi dan pertumbuhan ekonomi, mendorong pengembangan kendaraan listrik dan kompor listrik. Permintaan produk AC masih terus meningkat, jumlah permintaan penyejuk ruangan (AC) sekitar 3 juta unit pada tahun 2014.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 6 Tahun 2020 tentang Bendungan,memberi ruang bagi pemanfaatan permukaan waduk, yakni untuk PLTS terapung, PLTS Terapung 13 kWp Pertama di Indonesia, Mnempatkan panel surya terapung di danau, Terapung di permukaan danau, Terapung di permukaan laut.

Siapkah kita jatuh cinta pada EBT, Pasca pandemi Covid-19, tampak bahwa pertumbuhan konsumsi listrik EBT Indonesia lebih tinggi daripada konsumsi listrik fosil. Triwulan I 2020: tumbuh 7% untuk EBT, hanya 4% untuk listrik fosil, Kebijakan ambisius terhadap target bauran EBT?,

Insentif yang menarik bagi pengembangan EBT, Tumbuhkan industri EBT di dalam negeri, Siapkan tenaga lokal prefesional! Tenaga peralihan atau tenaga baru siap pakai.

Disisi penyampaian materi ada sesi tanya jawab yang sangat antusias dari para peserta salah satunya terkait pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia, respon dari para nara sumber sangat hangat dan telah menyampaikan sharing ilmunya. Semoga peserta dapat memahami bagaimana pentingnya Energi Terbarukan Untuk Semua Orang.

Webinar PPSDM KEBTKE mendapat respon regional dengan terdaftarnya peserta dari universitas Tokyo Institute of Technology, dan perwakilan ASEAN di Indonesia. Berdasarkan data zoom, tercatat juga peserta berasal dari UK, USA, taiwan, Singapore, hongkong, australia.

PPSDM KEBTKE, sebagai penyelenggara webinar, siap untuk menindaklanjuti respon kebutuhan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, untuk pengembangan energi baru terbarukan. Kami  memberikan layanan pelatihan dan sertifikasi, bimbingan teknis, jasa audit energi dan jasa penunjang lainnya yang terkait dengan Ketenagalistrikan dan Energi Baru Terbarukan.

Kami SIAP menjadi bagian dan Partner Terpercaya dalam pengembangan SDM Bidang Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi.

PPSDM KEBTKE TANGGUH PENUH ENERGI!

kerja CEPAT, CERMAT, PRODUKTIF

Informasi pelatihan, sertifikasi, dan jasa umum:

Sdri. Rifka HP. 0877-5666-9028 / Sdr. Anggit HP. 0 852-8804-0600

Email: informasi.ppsdmkebtke@esdm.go.id

Web http: //diklat.ppsdmkebtke.esdm.go.id

(SA)


Penerbit : sri asih - 2020-05-15 16:01:13
© 2018 Esdm - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. All rights reserved.