DISTANCE LEARNING: REGULASI PERIZINAN PERUSAHAAN PEMBANGKITAN

" DISTANCE LEARNING: REGULASI PERIZINAN PERUSAHAAN PEMBANGKITAN "
sri asih
Rabu, 12 Agustus 2020 Sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kapasitas pembangkitan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri yang dilaksanakan berdasarkan izin operasi. Bahwa untuk memberikan kemudahan perizinan dalam penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri dan melaksanakan ketentuan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, perlu mengatur kembali ketentuan mengenai kapasitas pembangkit tenaga listrik untuk kepentingan sendiri sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 29 Tahun 2012 tentang Kapasitas Pembangkit Tenaga Listrik untuk Kepentingan Sendiri yang Dilaksanakan Berdasarkan Izin Operasi. PPSDM KEBTKE bekerjasama dengan PT Pembangkitan Jawa-Bali Unit PJB Academy menyelenggarakan Pelatihan “Regulasi Perizinan Perusahaan Pembangkitan” yang diselengagarakan selam 3 hari terhitung mulai hari ini Rabu, 12 Agustus sampai dengan Jum’at, 14 Agustus 2020, diikuti sebanyak 25 orang. Adapun materi yang disampaikan tentang Regulasi Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik dari Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan KESDM, Regulasi Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Regulasi Perizinan Pengusahaan Sub Sektor Energi Baru dan Terbarukan dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi KESDM, Regulasi Perizinan Kelautan dan Penggunaan Dermaga dari Direktorat Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan, Regulasi Penerapan Amdal, UKL-UPL,dan Izin Lingkungan dari Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan KLHK, Regulasi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 dari Sekretariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, KLHK, Regulasi Perizinan Pertanahan dan Bangunan dari Biro Hukum Kementerian ATR/BPN, Regulasi Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dari Direktorat Pengawasan Norma K3 Kementerian Ketenagakerjaan, Regulasi Perizinan Pelayanan Kesehatan Personil dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer dari Kementerian Kesehatan, Regulasi Perizinan Penggunaan Air Tanah Balai Konservasi Air Tanah dari Badan Geologi, KESDM, Regulasi Sertifikasi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM “Laode Sulaeman selaku Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan EBTKE (PPSDM KEBTKE) memberikan suatu gambaran mengapa regulasi perizinan perusahaan lingkungan kita ini menjadi penting, jadi PJB ini bagus memiliki ide terobosan mengikutsertaan sekian ratus orang dalam diklat ini. “Saya melihat ada konferensi pers dari Ditjen Ketenagalistrikan, yang mengatakan bahwa alhamdulillah saat ini kita sudah mencapai total kapasitas pembangkit sebesar 73 watt disisi lain negara kita pada akhir bulan Juli 2020, dikatakan oleh International Monetary Fund (IMF) sebagai negara yang sudah bergerak dari level negara BERKEMBANG menuju level negara maju atau industri. “Jika kita hubungkan dua hal tersebut lalu kita kalkulasikan dengan jumlah penduduk kita yang 300 juta, tentu kapasitas 70 Gigawatt kurang untuk memenuhi persyaratan sebagai negara maju dan industri. Kenapa demikian? Saya berikan ilustrasi terkait kapasitas pembangkit di negara lain, misalnya China dengan penduduk terbanyak didunia tetapi jika kita lihat rasio jumlah kapasitas pembangkit, itu dua tahun lalu kapasitas mencapai 1.460 Gigawatt, tentu rasionya lebih besar jika dibandingkan dengan indonesia. Nah, ini merupakan tantangan bagi kita semua bahwa kapasitas 70 gigawatt pada hari ini untuk menyongsong indonesia sebagai negara maju masih diperlukan banyak tambahan pembangkit, jelasnya. “Masih kata Laode, Lalu masih terhubung juga dengan hal diawal, seakarang kita sedang mengupayakan KwH/kapita kita naik. Jika kita lihat data statistik dalam 5 tahun terakhir penambahannya tidak besar. Ini juga menjadi tantangan bagi kita bahwa karna penduduk di Pulau Jawa yang besar maka kapasitas pembangkit di Jawa sangat besar. Kita perlu membangun tambahan pembangkit-pembangkit di wilayah lain indonesia agar Kwh perkapita masing-masing wilayah menjadi tinggi. Sebenarnya Kwh perkapita tertinggi hanya di DKI Jakarta, yaitu 3000kwh. Itulah yang mengangkat nilai Kwh perkapita kita, jika dibandingkan dengan wilayah lain masih kecil. Oleh karena itu upaya-upaya membangun pembangkit dan memproduksi listrik, dan secara ekonomi perlu menumbuhkan industri agar listrik yang dihasilkan dapat dikonsumsi/diserap dengan baik. “Jika kita lihat JEPANG, Kapasitas pembangkitnya lebih besar daripada indonesia padahal penduduknya lebih sedikt dari indonesia, dengan demikian untuk menuju negara maju, diperlukan salah satu syaratnya yaitu terpenuhinya kebutuhan listrik yag memadai diseluruh wilayah. Sehingga bukan hanya di pulau jawa tetapi diseluruh wilayah di indonesia, kita masih membutuhkan effot yang besar untuk membangun wilayah lain di Indonesia, ungkapnya. "Saya berharap peserta diklat mendapatkan wawasan yang lebih baik dan tentu untuk mempersiapkan PJB menyongsong masa depan pertambahan pembangkit nasional, tutupnya. Selain itu, PPSDM KEBTKE berkomitmen dan mendukung, pada zona Integritas untuk menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani). Melalui “GOOD GOVERNANVE AND CLEAN GOVERNMENT”, ragam upaya peningkatan layanan dilaksanakan di semua lini. "Kami "SIAP" menjadi bagian dan Partner Terpercaya dalam pengembangan SDM Bidang Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi". PPSDM KEBTKE Tangguh Penuh Energi !!! Kerja Cepat, Cermat, Produktif" tambahnya. Bagi anda yang berminat ikut pelatihan, sertifikasi, dan jasa umum. Silahkan hubungi: Sdr. Akhir Setiadi (HP.0856-4985-8447), Sdr. M. Zuhud Andrya (HP.0819-0770-3764), Sdr. Zulfa (HP.0823-7604-1564), Sdr. Nico Juni Ferson (HP. 0811-8123-490) Sdr. Hari Zana (HP.0812-8110-2149), Sdr. Anggit (HP. 0852-8804-0600) Email: informasi.ppsdmkebtke@esdm.go.id Web http: //diklat.ppsdmkebtke.esdm.go.id (SA)


Penerbit : sri asih - 2020-08-12 22:26:50
© 2018 Esdm - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. All rights reserved.