WEBINAR BERTAJUK SOLAR ENERGY POSITIONING IN INDONESIA

" WEBINAR BERTAJUK SOLAR ENERGY POSITIONING IN INDONESIA "
sri asih

WEBINAR BERTAJUK SOLAR ENERGY POSITIONING IN INDONESIA

Rabu, 14 Oktober 2020

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) mengadakan webinar bertajuk “Solar Energy Positioning in Indonesia” melalui aplikasi Zoom, dan Live streaming You Tube, dan Face Book PPSDM KEBTKE.

Adapun, pembicara yang hadir dalam acara webinar kali ini, di antaranya Prahoro Yulijanto Nurtjahyo, Ph.D, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM, Harris, ST. MT., Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Direktorat Jenderal EBTKE, Dr-Ing. EKo Adhi Setiawan, Direktur Riset TREC-FT UI, Dr. Ir. Andhika Prastawa, MS.EE, Ketua Asosiasi Energi Surya Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan SDM ESDM yang akrab dipanggil Prahoro menyampaikan Sumber daya energi terbarukan yang mempunyai potensi sangat besar untuk dikembangkan di Indonesia salah satunya adalah dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber penghasil listrik atau lebih dikenal dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Secara geografis, intensitas radiasi matahari di Indonesia cukup tinggi rata-rata sekitar 4,8 kWh/m2 per hari di seluruh wilayah Indonesia. Berlimpahnya energi surya di negara kita ini merupakan potensi yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik secara optimal. Dalam data yang dikeluarkan Kementerian ESDM, adanya potensi EBT untuk Energi Surya di Indonesia sebesar 207,8 GW. Potensi itu harusnya dapat kita manfaatkan seoptimal mungkin karena energi tersebut adalah energi pemberian dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Free dan Zero Emmision.

Sementara itu, Harris, ST. MT., Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Direktorat Jenderal EBTKE  menyampaikan perubahan iklim mendorong transformasi energi dan penurunan emisi karbon Paris Agreement telah menargetkan batas kenaikan suhu global di bawah 2 derajat Celcius, idealnya turun menjadi 1,5 derajat Celcius. Biaya energi terbarukan terutama energi surya dan energi angin terus menurun, upaya peningkatan kualitas udara.

Penyediaan akses energi bersih, termasuk akses di area terpencil yang belum terjangkau jaringan, peningkatan ketahanan energi sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada energi fosil, penciptaan industri energi terbarukan serta membuka lapangan kerja baru Secara global, transformasi energi dapat meningkatkan GDP sebesar 2,5% dan menambah lapangan pekerjaan sebesar 0,2%, percepatan pembangunan infrastruktur dan memperbaiki energi mix menuju energi terbarukan.

Rata-rata BBM nasional turun 26,4%, dengan rincian rata-rata penjualan bensin turun 29,8% dan rata-rata volume penjualan minyak solar 18,7%*), akibat pandemi Covid-19, konsumsi listrik turun sebesar 9,55 % **).

Dr-Ing. EKo Adhi Setiawan, Direktur Riset TREC-FT UI, menyampaikan masyarakat kurang mendapatkan informasi yang utuh (kualitas, harga, kemudahan finansial), minim informasi dari PLN sebagai operator kelistrikan di website tidak ada,  703 unit di Jakarta yang  pasang PLTS Atap, total kapasitas 2,98 MW.

Pelanggan Rumah Tangga 4,4 juta unit, total kapasitas 7.998 MVA (belum termasuk sektor Bisnis dan Industri) 0,016% ; 0,037%.

“Dr. Ir. Andhika Prastawa, MS.EE, Ketua Asosiasi Energi Surya Indonesia  menyampaikan Potensi pasar belum berkembang menjadi peluang pasar, energi surya berpotensi pula sebagai penggerak awal berbagai industri EBT, nilai ekonomi sangat cepat diserap pasar

Nilai manfaat bagi lingkungan hidup belum tereksploitasi dalam kapitalisasi manfaat energi surya, dan EBT pada umumnya, impak multi sektor: R&D, Pendidikan, Industri Manufaktur.

Industri surya masih memerlukan dorongan Pemerintah untuk tumbuh, political will yang konsisten, kontinyu dan konsekuen adalah kunci utama.

PPSDM KEBTKE berkomitmen dan mendukung, pada zona Integritas untuk menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani). Melalui “GOOD GOVERNANCE AND CLEAN GOVERNMENT”, ragam upaya peningkatan layanan dilaksanakan di semua lini.

PPSDM KEBTKE siap melayani kebutuhan pengembangan sumber daya manusia bidang ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan dan konservasi energi.

PPSDM KEBTKE TANGGUH PENUH ENERGI!

kerja CEPAT, CERMAT, PRODUKTIF

Informasi pelatihan, sertifikasi, dan jasa umum:

Sdr. Akhir Setiadi (HP.0856-4985-8447)

Sdr. M. Zuhud Andrya (HP.0819-0770-3764)

Sdr. Zulfa (HP.0823-7604-1564)

Sdr. Nico Juni Ferson (HP. 0811-8123-490)

Sdr. Hari Zana (HP.0812-8110-2149)

Sdr. Anggit (HP. 0852-8804-0600)

Email: informasi.ppsdmkebtke@esdm.go.id

Web http: //diklat.ppsdmkebtke.esdm.go.id

(SA)


Penerbit : sri asih - 2020-10-14 20:32:38
© 2018 Esdm - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. All rights reserved.