PPSDM KEBTKE Bekerjasama dengan PT KAI Selenggarakan Pelatihan Teknis Proteksi Petir

PPSDM KEBTKE Bekerjasama dengan PT KAI Selenggarakan Pelatihan Teknis Proteksi Petir

PPSDM KEBTKE Bekerjasama dengan PT KAI Selenggarakan Pelatihan Teknis Proteksi Petir

 

PPSDM KEBTKE menyelenggarakan Pelatihan Teknis Proteksi Petir  pada Rabu – Kamis, 25 – 26 Oktober 2023 secara offline bertempat di PPSDM KEBTKE,  Ciracas – Jakarta Timur. Pelatihan diikuti oleh sebanyak 15 pegawai dari PT KAI.

Hadir sebagai pengajar Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir Reynaldo Zoro dari ITB dan dari Lighting Research Center yang membawakan materi mengenai Fenomena dan Karakteristik Petir di Daerah Tropis, Ancaman dan Kerusakan, Proteksi Petir Eksternal dan Sistem Grounding, Proteksi Petir Internasl dan Bonding, Proteksi Petir pada Sistem Perkeretaapian, Proteksi Petir pada Sistem Telekomuniktasi dan Signalling Sistem Deteksi Petir, Pre Test dan Post Test.

 

Pengetahuan terkait Proteksi  Petir ini sangat bermanfaat bagi para peserta yang terlibat dalam mengoperasikan berbagai sarana dan prasaran perkeretaapian di lingkungan PT. KAI.  “Petir pada masyarakat modern merupakan kendala yang sangat serius karena mempunyai kemampuan untuk menggagalkan juga merusak infrastruktur pada masyarakat industri yang karena teknologi mikro & nano saat ini sangat rentan dan sensitif terhadap pengaruh gelombang elektromagnetik akibat sambaran petir,” kata Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir Reynaldo Zoro dari ITB menjelaskan.

Terdapat latar belakang terkait urgensi pelatihan proteksi petir, yaitu Indonesia terletak pada khatulistiwa yang mempunyai hari-guruh sangat tinggi dengan aktivitas 100 sampai 200 hari-guruh per tahun, industri di Indonesia menggunakan semakin banyak peralatan dan sistem yang canggih menggunakan komponen elektronik dan mikroprosesor dan sangat sensitif terhadap PEdP (Pulsa Elektromagnetik dari Petir). Selain itu, terdapat karakteristik petir di Indonesia yang berbeda dengan karakteristik petir di luar negeri yang dijadikan standar oleh Badan Standarisasi dunia pada umumnya, sangat sedikitnya informasi tentang Sistem Proteksi Petir dan Sistem Penentu Lokasi dan Pelacak Petir khususnya di negara tropis seperti Indonesia disamping sangat kurangnya "Awareness" atau kesiagaan terhadap kemungkinan bahaya petir. Terakhir yaitu banyaknya instalasi-instalasi penting dan berbahaya yang menjadi target mudah (easy target) bagi sambaran petir karena strukturnya yang tinggi dan pada lokasi yang terbuka.

 

Selain itu, terdapat karakter dari masyarakat modern yaitu membutuhkan sistem listrik arus bolak-balik dan atau searah,  sistem telekomunikasi, sistem proses data (komputer) beserta jaringannya yang luas dalam menunjang fungsi-fungsi sosial dalam masyarakat, pelabuhan udara dan pelabuhan laut jalan tol, jalan rel, rumah sakit, pusat komputer, sistem telekomunikasi, pembangkit, pengaturan, penyaluran dan pendistribusian tenaga listrik, intelligent building (berbasis mikro prosesor) pada gedung-gedung tinggi, pusat pengolahan data beserta jaringannya, sistem kontrol pada mesin- mesin industri, stasiun relay  radio, televisi dengan tower dan stasiun bumi, sistem pertahanan militer dan  instalasi lain dengan peralatan yang menggunakan komponen elektronik dan mikroprosesor.

 

Petir adalah pelepasan muatan listrik di dalam awan, awan ke awan, dan dari awan ke tanah. Awan bermuatan listrik disebut cumulonimbus atau awan Cb. Awan Cb merupakan  satu-satunya awan yang tumbuh ke atas.  Para peserta dibekali dengan pengetahuan gelombang arus dan tegangann pada sistem tenaga listrik. Terdapat tiga jenis tegangan, yaitu Tegangan DC, Tegangan AC, dan Tegangan Impuls. (ZP)